Menggagas Model Bisnis Media Cetak Zaman Now

000

Dahlan Iskan pada Diskusi Serikat Perusahaan Pers: “Koran Kasta Tertinggi dalam Jurnalistik”

JAKARTA – Kunci untuk mempertahankan bisnis koran saat ini ialah terus memperbaiki konten. Poin itulah yang mengemuka pada seminar nasional bertajuk ”Menggagas Model Bisnis Media Cetak Zaman Now”. Acara tersebut diadakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Indonesia di gedung Dewan Pers kemarin (8/8).

Hadir sebagai narasumber mantan CEO Jawa Pos Group Dahlan Iskan, CEO Tempo Inti Media Toriq Hadad, Direktur Pengelola Nielsen Indonesia Hellen Katherina, dan President Director Hakuhodo Irfan Ramli.

”Sebaiknya diproklamasikan, jurnalistik koran adalah kasta tertinggi dalam jurnalistik,” kata Dahlan Iskan. Mantan menteri BUMN itu menuturkan, bila ingin terus hidup, media cetak (terutama koran) harus meningkatkan kualitas produk jurnalistiknya sesuai dengan klaim sebagai kasta tertinggi.

Selain itu, ujar Dahlan, ada doktrin yang harus kembali ditekankan kepada pengelola koran. ”Bagaimana bikin tulisan yang (membuat, Red) orang kangen,” tutur pria kelahiran 17 Agustus 1951 itu. Tulisan yang ngangeni itu hanya bisa diciptakan lewat sebuah karya jurnalistik yang apik dan menjadi pembeda antara koran dan media lainnya.

Senada, Toriq pun menekankan pada konten. Dia mencontohkan New York Times. Total pelanggan berbayarnya, baik cetak maupun digital, tahun ini tercatat tiga juta orang. ”Itu alasan New York Times masih hidup.” (byu/c9/tom)

Sumber: Jawa Pos, Kamis 9 Agustus 2018, hal.20

Per Hari Ini Sabtu, 9 Mei 2026 WIB
Total Member: 7254